Pages

Selasa, 27 Januari 2015

Bumi Karunia Sang Pencipta




                “jadilah pelancong di negerinya para pengembara”
                bumi yang luas dengan segala potensi yang dimilikinya, diciptakan dalam bentuk yang sedemikian rupa semprnannya. Ia menurunkan air dari langit , menumbuhkan dedaunan dan buah-buahan di bumi, air yang mengalir dan segala hal yang menjadi sumber penghidupan di bumi.
                Mengingat kembali cerita mengapa adam diturunkan ke bumi dan di utus menjadi khalifah. Cerita dalam al-quran yang tentunya kita selaku umat muslim tahu akan  cerita tersebut. Bahwa ketika allah menciptakan adam dari segumpal tanah dan meniupkan ruh ke dalamnya sehingga ia menjadi suatu bentuk yang bernyawa (hidup) , Allah memerintahkan para malaikat dan syaitan untuk bersujud kepadanya. Malaikat yang selalu bertasbih mengaggungkan nama Allah senantiasa pula mematuhi sehgal perintahnya , ia bersujud kepada adam sebab melihat siapa yang memerintahkannya, sedangkan syaitan yang terkutuk enggan untuk memenuhi perintah allah dengan alasan mengapa aku harus bersujud kepada adam sedang aku tercipta dari sesuatu yang lebih baik “api”
                Allah mengutuk syaitan sebagai makhluk yang tercela, dan suatu saat kelak akan menjadi penghuni neraka sebab ia ingkar akan perintah-Nya. Syaitanpun berjanji akan terus menggoda adam (umat manusia) sampai batas akhir kehidupan di tentukan.
                Awal mula di utusnya adam ke bumi , yang merupakan dampak dari perbuatan syaitan, telah menggoda adam untuk memakan buah yang dilarang oleh Allah “khuldi” . Malaikat bertanya kepada Allah , mengapa engkau hendak menjadikannya khalifah di muka bumi sedang ia hanya berbuat kerusakan “sesungguhnya aku (Allah) mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
                Kehidupan yang telah terbiangkai sampai masa sekarang ini , berlangsung dari manusia pertama (adam) sampai seluruh permukaan bumi penuh dengan manusia-manusia yang menghuninya. Tidakah kita menyadari betapa megahnya karunia Allah, bumi ini adalah bukti dari keagungannya. Umat muslim senantiasa akan percaya bahwa Allah menciptakan segala kehidupan yang ada bukan tanpa suatu maksud dan tujuan.
                Dalam perkembangan zamaan yang semakin pesat  serta kemajuan ilmu pengtahuan dan teknologi yang terus berkembang. Seperti kenyataan yang telah kita lihat , betapa banyaknya kerusakan yang terjadi di muka bumi yang merupakan dampak dari perkembangan tersebut. Gunung yang menjulang dan hijau , banyak yang menjadi gundul dan gersang. Laut yang biru dan bening , tercemar oleh limbah-limbah hasil produksi ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Apalagi yang akan kita perbuat selanjutnya, sedang dari masa kemasa yang menjaga bumi agar lestari lebi sedikit daripada yang memanfaatkan potensinya tanpa pertanggung jawaban.
setelah air terakhir, setelah pohon terakhir, uang dan segala yang kita miliki tidak akan merubah apapun”
Sekian :d
               

0 komentar:

Posting Komentar