Pages

Kamis, 29 Januari 2015

Apa Yang Akan Terjadi Dengan Hidup Ini?

                Sperti yang kita tahu, hidup adalah sesuatu yang dinamis , hidup bukanlah hal yang statis atau diam dalam suatu keadaan . setiap waktunya selalu ada dinamika yang hadir dalam hidup ini. Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi , keadaan yang tidak pernah kita inginkan mungkin saja hadir di tengah kehidupan.
                Ada orang yang berkata , hargailah waktu sebab satu detik waktu yang berlalu takan terulang kembali meskipun kita menghendakinnya. Apa yang terjadi dalam hidup, tidak pernah kita ketahui bentuknya, baik ataupun buruk. Menghargai waktu bukan hal yang begitu sulit namun tidak mudah dilakukan tanpa kesadaraan dari dalam diri.
                Suatu hari mungkin kita merasa memilki tubuh yang gagah perkasa , namun sewaktu-waktu keadaan tersebut dapat berubah demikian cepat dan tanpa terduga. Orang-orang yang lalai meluakan betapa berharganya nikmat hidup yang telah di berikan-nya. Dengan keadaan tubuh yang kuat ia sering melupakan bahwa ada hak jasmaniyah yang harus terpenuhi dan ada juga hal yang mampu merusaknya.
                Kelalaian atau sikap tidak mawas diri terhadap tubuh yang sehat ketika ia memilkinya , sering terjadi di usia muda. Sebenarnya apa yang ada dalam hidup ini tidak terlepas dari hokum “causalitas” dimana sesuatu memilki akibat karna berawal dari sebuah sebab. Misalnya jika kita mengkonsumsi minum-minuman keras (khamr) dampak yang terjadi pada tubuh kita adalah benyak terjadinya kerusakan pada saraf dan lebih parah lagi pecahnya pembuluh darah yang begitu penting bagi manusia. Dapat kita bayangkan akibat-akibat lain yang mungkin dapat terjadi kepada tubuh kita yang idsebabkan oleh perlakuan yang kurang baik dari manusia itu sendiri.
                Memanfaatkan waktu sehat sebelum datangnya sakit, kata-kata itu tidak akan pernah bermakna dan dapat mencelakakan diri kita apabila mengabaikannya. Kebanyakan orang yang sudah memasuki masa sakitnya, ia seperti menerima hukuman dari sisi baik dalam hatinya . rasa penyesalan yang bertubi terus-menerus membuat dirinya berada dalam keadaan terburuk, “jika saya kembali sehat saya ingin melakukan hal yang bermanfaat dan tidak akan menyia-nyiakan nikmat sehat tersebut”. Memang betul penyesalan adalah sesuatu yang hadir di akhir, namun apa daya ketika keadaan yang tidak diharapkan datang menimpa. Labih baik kita perbaiki diwaktu sekarang dan jauhkan fikiran serta segala penyesalan atas waktu yang lalu.
                Menyalahkan diri sendiri bukan sesuatu yang baik, namun hal tersebut seperti ciri khas seorang manusia terlalu menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi. Sewaktu-waktu jika kita ingin menyesal maka sesalilah dan perbaikilah, sebab larut dalam penyesalan dan perasaan bersalah hanya akan membuat keadaan semakin memburuk. Islam mengajarkan kita untuk menghargai waktu, maka hargailah waktu yang di berikan oleh Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Tiada waktu berlalu menyisakan sepatah katapun jika berlalu tanpa rasa syukur.
manfaatkan waktu sehat sebelum sakit, waktu senggang sebelum sempit, waktu kaya sebelum miskin, waktu hidup sebelum mati, waktu muda sebelum tua”

0 komentar:

Posting Komentar