Pernahkah
kita menyadari , suatu keadaan dimana cinta itu datang dan rasa kehilangan
bertempat di akhir dalam kisahnya. Mungkin sebelumnya kita menyebut cinta
terhadap yang lainnya. “aku mencintainya “ sedangkan jauh sebelum itu , saat
kita bersama yang lain kita juga mengatakan aku mencintainnya. Kehillangan cinta
seperti itu tidak menghadirkan rasa kehilangan, kerinduan yang begitu hebat
atau luka yang mendalam. Semuanya berlalu seperti saat kita mengatakan “aku
mencintainya” .
Cinta bukan
kumpulan kata yang dengan mudahnya di ucapkan, bukan sesuatu yang tepat
menyentuh maknannya hanya dengan gerakan bibir. Di lubuk hati terdalam yang
tidak pernah kita tahu sesuatu termaksud di dalamnya, seperti kita memahami
kalimat tersirat. Butuh pemahaman untuk mengerti cinta itu sendiri. Namun saat
kita memahami cinta itu sendiri dengan cara kita, makna cinta lebih jauh dari
keberadaannya.
Saat kita
tertawa, senang, berbagi cerita dengan seseorang lawan jenis juga
merindukannya. Mungkin kita menyebut seperti itulah cinta yang idantik dengan
bahagia. Ketika sesorang yang kita anggap cinta itu hilang, begitu saja ia
berlalu dalam waktu yang sangat singkat. Pada dasarnya cinta yang sebenarnya,
akan menghadirkan sebuah kebahagiaan , kerinduaan yang terhimpun dalam suatu
wadah yang kita sebut “rasa” sehingga tidak satu patah katapun dapat kita
ucapkan mengenainya.
Ketika kita
mencintai seseorang karena sesuatu , cinta itu kakn pergi tanpa meninggalkan
satu kesan yang bermakna. Namun saat kita jatuh cinta tanpa tau apa yang
menyebabkannya, tidak akan mudah bagi kita untuk menemukan solusi dan lepas
dari rasa kehilangan tersebut.
“cinta pertama , bukan
seseorang yang pertama, kedua , ketiga atau seterusnya, cinta pertama adalah orang
yang merubah perasaan kita yang terdalam , meakipun ia orang terakhir dalam
hidup kita, sedang cinta sejati adalah proses untuk menjemput ridha ilahi”
Cinta seperti terbagi
kedalam subtansi-subtansi, dimana jika kita menganngap cinta satu bentuk yang
hanya satu yaitu kata “cinta” sendiri, semakin sempitlah kita memahami
tentangya.
Hahaha alay beut cinta-cintaan. Udah dewasa yah???? Cuit cuit
cuit.
0 komentar:
Posting Komentar