Jodoh menjadi sesuatu yang begitu rumit , jika manusia hendak memecahkannya melalui jalan fikiran yang dimiliki manuisa. Allah menciptakan manusia (laki-laki dan permpuan) sebagai suatu bentuk pasangan dimana satu dan lainnya saling melengkapi. Manuisa yang memiliki segala macam keingin dan hasrat yang harus terpenuhi, terjadi juga dalah hal jodoh. Terkadang pasangan hidup harus sesuai dengan keinginnan manusia itu sendiri, tentu wajar sebab itulah manuisa , selalu berharap sesuatu sesuai dengan keinginannya.
Mengingat manusia adalah individu
yang beragam serta memiliki banyak perbedaan antara satu dan lainnya, mungkin
masalah kecocokan menjadi faktor yang sering di perbincangkan manalkala
seseorang akan menjalin sutu hubungan. Allah telah menciptakan baik yang
berpasangan dengan keburukan , sehingga dapat dikategorikan Sesutu yang baik
dan sesuatu yang buruk, apa yang di pandang baik dan apa yang di pandang buruk.
Kembali dalam masalah jodoh sesuai dengan wahyunya: “ lelaki yang baik untuk
perempuan yang baik , begitu juga seblaiknya, lelaki yang buruk untuk permpuan
yang buruk begitu juga sebaliknya.
Memahami
maslah baik dan buruk tidak sepenuhnya sama dalam pandangan sang pencipta. Apa
yang di anggap buruk oleh manusia belum tentu buruk di mata allah serta apa
yang di pandang baik dimata manuisa belum tentu baik dimata Allah. Terkadang
manuisa menginginkan sesuatu yang mereka anggap baik bagi dirinya ,namun ada
keadaan dimana keinginan tersebut tidak dapat diwujudkan. Tentu aka nada rasa
penyesalan dalam diri manusia. Yang harus kita ingat adalah ketika kita memilih
sesuatu dan Ia member pilihan lain selain daripada yang kita inginkan
percayalah ada rencana yang begiitu baik dari-Nya sehingga mendatangkan
kebaikan pula bagi kita.
”jodoh seperti air yang mengallir dari
ketinnggian menuju dataran rendah dengan alur yang telah ada dan tercipta
sesuai dengan kehendak alam, ia mengalir adanya mengikuti alur, begitu juga
jodoh , dalam kehendakn-Nya sekuat apapun manusia merubah alurahnya takan mampu
membelokan alur yang ditetapkan sang pencipta”
Kata
kata diatas rasanya begitu beku dan berdasar pada satu sudut pandang saja
sehingga terkesan egois. Sedang bagaiman dengan “usaha” Ia juga menyeru manusia
agar berusaha. Benar manusia harus berusaha untuk mencapai sesuatu , sehingga
sesuatu itu ia dapatkan. Senbenarnya dalam hal jodoh kita hanya perlu memaknai
usaha bersandar kepada siapa yang menentukan jodoh tersebut. Ketika kita
berusaha untuk mendapatkan pasangan , maka ketahuilah usaha yang kita lakukan
bukan usaha yang terhenti hanya dalam satu kali kita melakukan usaha tersebut,
bukan usaha yang dilakukan hanya untuk mendapatkan satu jodoh yang kita ingini
ia menjadi pendamping hidup kita namun usaha dalam mencari jodoh adalah
menemukan pasangan hidup yang sebenar-benarnya akan menemani kita dalam
kmenjemput ridha-Nya , setelah semua itu
kita miliki maka dapat disebut itulah buah “usaha” yang menggambarkan makna
usaha dengan benar.
“sejatinya Ialah
yangmemiliki cinta , sedang cinta abadi yang
hakiki lahir dari kemurnnian hati serta terbinna dalam ridha-Nya”
Oiiiii anak muda yang cewe
yang cowo , mari kita memantaskan diri agar mendapatkan pasangan hidup yang
setimpal . jangan berharap keinginan yang baik sedang kita jauh dari kebaikan
tersebut, bukan juga saya merasa benar, marilah kita saling mendorong satu sama
lain untuk menemui kebenaran.
Terimakasih hihihihihi
0 komentar:
Posting Komentar