Pages

Kamis, 29 Januari 2015

Jodoh


Jodoh menjadi sesuatu yang begitu rumit , jika manusia hendak memecahkannya melalui jalan fikiran yang dimiliki manuisa. Allah menciptakan manusia (laki-laki dan permpuan) sebagai suatu bentuk pasangan dimana satu dan lainnya saling melengkapi. Manuisa yang memiliki segala macam keingin dan hasrat yang harus terpenuhi, terjadi juga dalah hal jodoh. Terkadang pasangan hidup harus sesuai dengan keinginnan manusia itu sendiri, tentu wajar sebab itulah manuisa , selalu berharap sesuatu sesuai dengan keinginannya.
Mengingat manusia adalah individu yang beragam serta memiliki banyak perbedaan antara satu dan lainnya, mungkin masalah kecocokan menjadi faktor yang sering di perbincangkan manalkala seseorang akan menjalin sutu hubungan. Allah telah menciptakan baik yang berpasangan dengan keburukan , sehingga dapat dikategorikan Sesutu yang baik dan sesuatu yang buruk, apa yang di pandang baik dan apa yang di pandang buruk. Kembali dalam masalah jodoh sesuai dengan wahyunya: “ lelaki yang baik untuk perempuan yang baik , begitu juga seblaiknya, lelaki yang buruk untuk permpuan yang buruk begitu juga sebaliknya.
                Memahami maslah baik dan buruk tidak sepenuhnya sama dalam pandangan sang pencipta. Apa yang di anggap buruk oleh manusia belum tentu buruk di mata allah serta apa yang di pandang baik dimata manuisa belum tentu baik dimata Allah. Terkadang manuisa menginginkan sesuatu yang mereka anggap baik bagi dirinya ,namun ada keadaan dimana keinginan tersebut tidak dapat diwujudkan. Tentu aka nada rasa penyesalan dalam diri manusia. Yang harus kita ingat adalah ketika kita memilih sesuatu dan Ia member pilihan lain selain daripada yang kita inginkan percayalah ada rencana yang begiitu baik dari-Nya sehingga mendatangkan kebaikan pula bagi kita.
                jodoh seperti air yang mengallir dari ketinnggian menuju dataran rendah dengan alur yang telah ada dan tercipta sesuai dengan kehendak alam, ia mengalir adanya mengikuti alur, begitu juga jodoh , dalam kehendakn-Nya sekuat apapun manusia merubah alurahnya takan mampu membelokan alur yang ditetapkan sang pencipta”
                Kata kata diatas rasanya begitu beku dan berdasar pada satu sudut pandang saja sehingga terkesan egois. Sedang bagaiman dengan “usaha” Ia juga menyeru manusia agar berusaha. Benar manusia harus berusaha untuk mencapai sesuatu , sehingga sesuatu itu ia dapatkan. Senbenarnya dalam hal jodoh kita hanya perlu memaknai usaha bersandar kepada siapa yang menentukan jodoh tersebut. Ketika kita berusaha untuk mendapatkan pasangan , maka ketahuilah usaha yang kita lakukan bukan usaha yang terhenti hanya dalam satu kali kita melakukan usaha tersebut, bukan usaha yang dilakukan hanya untuk mendapatkan satu jodoh yang kita ingini ia menjadi pendamping hidup kita namun usaha dalam mencari jodoh adalah menemukan pasangan hidup yang sebenar-benarnya akan menemani kita dalam kmenjemput ridha-Nya ,  setelah semua itu kita miliki maka dapat disebut itulah buah “usaha” yang menggambarkan makna usaha dengan benar.

sejatinya Ialah yangmemiliki cinta , sedang cinta abadi yang  hakiki lahir dari kemurnnian hati serta terbinna dalam ridha-Nya”
                Oiiiii anak muda yang cewe yang cowo , mari kita memantaskan diri agar mendapatkan pasangan hidup yang setimpal . jangan berharap keinginan yang baik sedang kita jauh dari kebaikan tersebut, bukan juga saya merasa benar, marilah kita saling mendorong satu sama lain untuk menemui kebenaran.

Terimakasih hihihihihi

0 komentar:

Posting Komentar